Sabtu, 11 Oktober 2014

Ibu

engkau lebih indah daripada permata terindah yang pernah ku temui
yang mampu bersembunyi di balik topeng ketegaran
tak ada yang mampu pindahkan posisimu dari kalbu ku ibu
embun yang slalu mebahasahi pipi ku  akan menjadi butiran doa di setiap tetes nya
di setiap nafas , denyut nadi , jantung dan di dasar hatiku ku simpan rapi tanpa ada yang mengusik
engkau yang menjadi sumber energi kekuatan di setiap sudut dunia ku ibu
dalam sekelebat bayang bayang fatamorgana ku , kau selalu hadir memelukku
suatu ikatan kuat antara hatiku dan hatimu tak pernah berdusta ibu
engkau wanita terhebat ku yang mampu mengubah padang pasir dengan taman yang sangat indah nan subur
ibu ... kau dan nasehat mu yang slalu ku ingat setiap aku melangkah di perjalan hidupku
aku segera ingin kembali di pelukan mu yang penuh dengan kasih itu ibu
aku ingin segera bercerita tentang perjalanan ku saat jauh dari raga mu ibu
saat malam turun menyelimuti dunia ku , aku hanya ingin melukiskan wajahmu di langit itu ibu
kerindun yang  teramat dalam ku rasa ini ibu
di setiap waktu kau peluk aku dalam setiap bait doa mu ibu
kaulah penerang hati dan jiwa ku ibu
yang membasuh semua sakit dan kepiluan ku
di balik topeng ketegaran mu aku tau ibu sedang menangis namun slalu mencoba tersenyum
semoga tuhan memuliakan ibu karena hati yang sangat mulia nan tulus
semoga tuhan meninggikan derajat ibu
teruntuk wanita terhebat ku ibu

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

SELAMAT JALAN ANAKKU

Aku tercengang membaca tulisan temanku di media sosial yang mengabarkan bahwa anaknya telah berpulang, bisa terbaca disana ada kes...