Jarak tak
pernah bisa berdusta bahwa ia menyisakan sebuah rindu, dan rindu pun tak pernah
bisa berdusta bahwa ia menyisakan luka. Luka yang aku tak pernah mampu
menguraikannya, ia menjadi sebuah hal yang tidak pernah diketahui sejarah awal
dan akhirnya. Rindu ada, tanpa tahu ia lahir dari mana. Yang aku tahu rindu
terbaik lahir dari sesuatu yang teramat sangat berharga dalam sebuah kehidupan
dan ia bagaikan jiwa yang harus ada di setiap hal yang hidup dan berharga. Benarkah
kau sangat berharga untukku? Aku tak pernah mampu menjawabnya dan sampai
kapanpun aku tak akan pernah mampu. Kau tahu kenapa? Tidak hanya sekedar
berharga, dan aku tidak tahu harus menyebutnya apa.
Kau tahu
langit? Dan bagaimana langit tanpa bintang? Bukankah bintang memperindah langit
malam? Aku langit malam dan kau yang memperindah diriku denan sinarmu J begitulah
Tuhan mengatur setiap inci keindahan dalam sebuah kehidupan manusia. Setiap
kali aku bertanya pada Tuhan tentangmu, hanya airmata yang menghiasi saat itu
yang entah apa maksud dari semuanya. Sepenuhnya aku menyadari bahwa kau belum
benar-benar menjadi milikku, namun sepenuhnya aku juga menyadari bahwa kau adalah
sebuah hadiah Tuhan yang membuatku harus melalui sebuah perjalanan panjang yang
didalamnya penuh rintangan juga membutuhkan sebuah perjuangan untuk memilikimu. Kau mengerti kan apa arti
semua itu bagiku?
Karena menurutku,
menemukanmu seperti aku mencari sebuah bintang di siang hari. Merindukanmu seperti
aku menanti masalalu hadir kembali. Dan mencintaimu seperti saat aku menangis,
hanya hati yang mampu merasakan tanpa bisa
terdefinisikan. Kau tahu apa arti
semuanya? menemukanmu itu sangat sulit dan hampir mustahil tapi takdir Tuhan is
nothing impossible, sedangkan merindukanmu adalah suatu cerita yang tidak
pernah ada ending nya, juga mencintaimu yang sepenuhnya hanya aku dan Tuhan
yang tahu seberapa besar rasa itu.
Ingin rasanya aku menghitung setiap jarak
dan aku berlari bersama waktu bertemu denganmu, aku sangat merindukan titik
waktu itu, dimana Tuhan berkata “waktunya bersama”. Aku tidak pernah letih dari
mendoakanmu agar kau senantiasa bersabar dalam perjalanan ini, dan aku tidak
pernah letih meminta agar Tuhan mempersatukan kita karena aku tahu di setiap
perjalanan itu tak pernah lepas dari pendampingan Tuhan yang maha kasih. Kau
percaya kan bahwa perjalanan ini begitu mulia?
Malam adalah
suatu waktu dimana aku biasa memutar sebuah rekaman kehidupanku yang di dalamnya
tak pernah lepas dari kisahmu. Di setiap hari, bahkan setiap waktu kau adalah
cerita yang tidak semua orang mampu menjadi penikmatnya, namun setiap orang
mampu menjadi pendengarnya. Aku pernah membaca sebuah kisah bahwa “dalam suatu
cerita, jika kau lebih banyak luka maka, cerita itu sudah tak layak menjadi
bagian cerita kehidupan” akan tetapi, bagaimana jika luka ini karena
merindukanmu? Akankah cerita kita suda tak layak untuk diteruskan? Ah menurutku
justru cerita ini yang wajib dijaga alurnya supaya tampak lebih indah, karena
kutahu bahwa hakikatnya rindu itu memperindah. Ah roman ini sangat
membahagiakan. Aku suka caramu bersabar disetiap episode nya, bersabar dengan
ujian maupun penantian. Dan kuharap kau seperti ini terus, berbenahlah,
bersiaplah, karena sebentar lagi kita akan masuk pada episode sejarah besar
dalam kehidupan. Momen itu kan yang selalu kita rindukan dan kita nantikan di
setiap pejalanan waktu nya? Percayalah waktu itu akan segera tiba, percayalah
Tuhan tak pernah untuk tak mengabulkan setiap do’a. Aku mencintaimu dan akan
selalu mencintaimu.
aku tidak pernah ingin membencmu jarak, jadilah kau sinar-sinar yang menerangi setip langkah dalam kehidupanku.
