Jodoh terbaik lahir dari keikhlasan kita juga kesabaran atas setiap
takdir Allah, ia juga lahir dari perjuangan yang begitu hebat juga menyakitkan.
akan tetapi, suatu hal yang menyakitkan
itu menjadikan pribadi kita jauh lebih tangguh dari sebelumnya. kita
menganggap bahwa takdir kita sangat buruk ketika Allah mengambil seseorang yang
sangat kita cintai, padahal kita sudah berniat untuk menjadikannya pasangan
hidup kita selamnaya. Ribuan bahkan lebih dari jutaan cara Allah memisahkan
kita dari orang yang sangat kita cintai hanya untuk mempertemukan kita dengan
seseorang yang menurutNya jauh lebih baik, yang membuat kita nyaman berada di
sampingnya, yang membuat kita menjadi insan yang lebih baik dari sebelumnya,
yang membuat kita tidak ragu untuk menampakkan setiap kekurangan kita di
depannya, yang membuat kita menangis karena melihat perjuangannya yang penuh
dengan ketulusan juga kasih sayang, juga membuat kita selalu punya banyak
alasan untuk bertahan meski sempat ada pertengkaran hebat berkali-kali. Dia lah
jodoh yang Allah siapkan untuk kita.
Ketika sebuah perjalanan cinta gagal dalam proses nya, seringkali
kita bertanya:
“kenapa Tuhan Kau beri rasa cinta di hati yang begitu dalam
sedangkan, Kau tak merestui kita untuk bersatu dalam ikatan suci
pernikahan”
“kenapa Tuhan Kau hadirkan dia dalam hidupku, yang pada akhirnya
Kau memisahkan kami”
“kenapa Tuhan dia pergi dariku, sedangkan aku selalu berusaha yang
terbaik untuk bertahan disampingnya, kenapa Kau hukum aku seberat ini harus
berpisah dengannya sulit untuk ikhlas menerima”
“kenapa Tuhan, takdirku begitu buruk harus berpisah dengannya, ia
adalah satu-satu nya yang aku harapkan menemaniku selamanya, dan aku begitu
bahagia bersamanya, teteapi kenapa takdirMu berkata lain Tuhan”
Dan masih banyak pertanyaan di benak kita tentang “kenapa Tuhan”.
Sejatinya apapun yang terjadi dalam hidup kita merupakan sebuah proses yang
memberikan hasil luar biasa di masa depan kita. Kebahagian kita adalah hasil
dari produk di masalalu, seberapa tangguh kita dalam sebuah kesabaran,
kesabaran kita hari ini adalah kebahagiaan di hari berikutnya. Kelak, kita akan menyadari bahwa setiap proses
itu merupakan harga yang memang harus dibayar untuk membeli kebahagiaan yang
hakiki. Dan ketika Allah telah mempertemukan kita dengan jodoh terbaik
menurutNya, maka kita akan berucap “terimakasih Tuhan, Kau pertemukan aku
dengan ia yang senantiasa berusaha membuatku bahagia dan tidak miskin
perjuangan untuk membahagiakan ku, menuntunku pada Mu, dia adalah hadiah
terindah dalam hidupku, Terima kasih Tuhan”.
Bersiap-siaplah menerima setiap kejutan dalam hidupmu yang
spektakuler dan penuh kejaiban, karena setiap orang memiliki jatah kebahagiaan,
jatah berproses, jatah ujian juga cobaan yang menyakitkan. Maka, bersabarlah di
setiap jatah-jatah yang memilukan itu, dan percayalah bahwa setiap insan
memiliki “jatah bahagia” hanya saja waktu yang akan mempertemukan kita pada
kebahagiaan tersebut.
Bukankah untuk mencapai suatu tempat yang indah, kita perlu
berjalan? Dan bukankah kita tahu bahwa tidak semua jalan selalu indah, ada
jalan berlubang, menanjak, berbelok, juga sempit. Pun sama dengan jalan
kehidupan kita, tapi bukankan terasa sangat bahagaia ketika kita telah sampai
pada suatu tujuan disana, bertemu dengan sebuah harapan yang selama ini hanya di
angan-anagan saja.. juga kita tahu bahwa setiap musibah selalu ada jeda dan
reda kan? Bersabarlah sebentar, tapi jangan diam. Teruslah berusaha menemukan
radar-radar kasih yang kita cari, hingga sampai pada pemilik cinta sejati. Bagaimana
cara aktif mencarinya? Jangan pernah merasa letih berharap padaNya, meski apa
yang kita harapkan tak kunjung datang karena percayalah ia juga sedang berusaha
menemukan jalan untuk sampai kepada kita, ia juga terus berjalan sama dengan
kita, bukankah akan indah bila kita sama-sama berjalan untuk bertemu dan
bersatu di penghujung hari yang telah direncanakan oleh Tuhan.
Kelak, kita akan senantiasa mengucap “terimakasih Tuhan” dan ia
menggenggam erat tangan kita, memadukan jari-jemari kita dengan penuh manja
juga penuh cinta dan ia akan memabawa kita di setiap perjalanan kehidupannya.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar